Saudara-saudara,
Saya memandang kedalam ke dalam jiwa kamu dan melihat kecerdikanmu yang menggodamu. Dengan bijaksana, Aku perintahkan alat Ku untuk berkata dengan kasih sayang bahwa kami tidak berada di gua si Perempuan Penyihir Endor; tetapi jika Aku memilih untuk menjawab, Aku akan menjawab; sebaliknya, Aku akan tetap diam, karena Aku adalah Tuhan.
Terima kasih kepada-Ku bahwa Aku tidak menambahkan apa pun lagi. Aku ingin pikiranmu melengkapi kenyataan Ku yang diam; kamu harus tidak pernah menggodamu Tuhanku Allah, lebih-lebih dari alatKu, salah menyangka dia sebagai roh ramalan. Kamu telah menutup hatiku karena keegoisanmu yang menghina-Ku dan insinuasi-kejammu terhadap juru bicara-Ku. Aku menerapkan hukum kuno kepada kamu: apa yang kamu katakan akan dikatakan kepadamu, dan apa yang kamu lakukan akan dilakukan kepadamu.
Hari ini Aku perintahkan juru bicara-Ku untuk diam, dan kamu tidak boleh memprotes; hanya ketika perilaku kamu berubah dan keadilan dicinta maka segel akan dilepas dari kasih sayangKu.
Yesusmu.
Refleksi atas pesan:
Aku menerima pesan ini dengan khawatir dan duka yang mendalam. Tuhan, mulai hari ini, memerintahkan aku untuk diam: Aku tidak akan bisa bertanya lagi demi setiap kalian. Yesus menjelaskan keputusan ini dengan mengatakan bahwa banyak orang telah salah menyangka aku sebagai seorang ramalan atau pembaca kartu, karena mereka menghadirkan permintaan yang sia-sia mengenai masa depan, kehidupan sosial, urusan ekonomi, atau pertanyaan lain yang tidak berhubungan dengan penyelamatan jiwa dan perubahan diri pribadi. Semua pertanyaan tersebut yang bertujuan untuk memperlakukan aku sebagai seorang ramalan, agar mendapatkan “informasi” tentang masa depan, menyinggung hati Yesus dan harus berhenti. Pendekatan beberapa orang yang mendatangi aku lebih dekat dengan paganisme daripada iman Kristen, karena mereka mencari hasil daripada menyerahkan diri kepada Kehendak Allah.
Yesus menggunakan kata-kata yang kuat; Dia sedih dan mengatakan bahwa karena keegoisan kami, kita telah memeras hati-Nya. Dia tidak hanya mengecam satu orang tertentu, tetapi setiap seorang di antara kamu, saudara-saudari yang tercinta. Ketika kamu mendekatkan diri kepadaku untuk mendapatkan sesuatu dari Yesus, ingatlah bahwa Dia sudah tahu hatimu dan juga tahu trik-trik yang banyak diantarkan oleh kalian untuk mendapatkan sesuatu dari Tuhan melalui aku.
Yesus menyebut — bukan tanpa alasan — si peramal Endor (sebuah episode yang diceritakan dalam Kitab Samuel Pertama), untuk memberitahu kami bahwa jika Dia tidak mendengar kita melalui doa pribadi, maka jangan mencobanya dengan beralih ke orang suci atau, lebih buruk lagi, kepada orang suci lain hingga mendapatkan jawaban yang sangat diinginkan: Dia saja Tuhan, Raja Alam Semesta, dan kita hanya bisa mengakui Kemahasyurannya dan menundukkan diri di hadapan-Nya serta keputusan-Nya, dengan kesalehan dan iman.
Kesenangan yang Yesus telah tuntut kepadaku akan bertahan hingga setiap seorang kalian bertobat, mengubah sikap terhadap Allah, dan terutama mencintai Keadilan-Nya — yakni mencintai dan menerima apa yang Dia, dalam kebijaksanaanNya yang tak terukur, telah menetapkan untuk masing-masing kalian, termasuk salib-salib.
Akhirnya, ingatlah bahwa penampakan Bunda Maria adalah hadiah yang tidak ternilai harganya, dan oleh karena itu partisipasi dalam doa Rosario harus diutamakan atas setiap kegiatan duniawi lainnya (dengan pengecualian yang jelas untuk pekerjaan atau tugas keluarga penting lain). Jangan pernah menganggap sebagai hal biasa bahwa Bunda Maria akan terus muncul; manfaatkan setiap saat untuk menerima dari Dia anugerah-anugerah yang diberikan-Nya kepada kami selama doa dan selama penampakan.
Sumber: ➥ LaReginaDelRosario.org